Iman Firmansyah

Melihat dan Mengenal Kue Khas Imlek

Sukabumi 22/01 Menjelang Pergantian Tahun baru Imlek Tahun 2568 Yang Jatuh Pada 28 Januari 2017 Berbagai Persiapan Telah Di Persiapkan Oleh Masyarakat Keturunan Tionghoa Seperti Bersih-Bersih  Rumah dan Vihara, Atribut Lampion Terpasang Tidak Lupa Juga Kue Keranjang, Kue Yang Sangat Special Karena Hanya Ada Pada Menjelang Pergantian Tahun Baru Imlek  Kue Keranjang Sering Di Sebut Juga Dodol China, dalam Bahasa China adalah Nian Gao Atau Dalam Dialek Hokkian Tiam pan, Kue Yang Berbahan Tepung Ketan Dan Gula Ini Dan Di Cetak Dalam Keranjang Jadi Nama Kue Keranjang Bedrasarkan Di Cetak Dalam Keranjang Selain Itu Kue Yang Menjadi Ciri Khas Imlek  Ini. 
Kue Keranjang  di persembahkan oleh mereka kepada leluhur sebagai tanda bhakti atas jasa-jasa leluhur sehingga keturunannya, bisa ada hari ini,biasanya kue keranjang  di simpan selama 15 hari pertama sejak tgl 1 imlek berarti selama 15 hari pertama tahun baru imlek,  yang artinya keturunannya menunjukan bhakti kepada keluarga yg ditunjukan dgn keliling mengunjungi sanak saudara. setelah 15 hari, masa sembayang tahun baru imlek kepada leluhur berakhir dan kue kranjang di bagikan kepada keluarga dan kenalan kenalan sebaga tanda rasa saling memiliki.

Sejarah Kue Keranjang  pada jaman dulu, perantau yg kembali kekampung halamannya (desa) di tiongkok, itu pergi kembali ke tempat nya bekerja setelah 15 hari pertama imlek (cap go, cap =10, go = 5) dan untuk  cap go. hari ke 15, yang dikenal sebagai festival cap go meh. mereka melakukan perjalanan kembali ke tempat bekerjanya itu jauh. sehingga,membutuhkan berhari hari jalan kaki. bahkan ada yg menempuh laut. biasanya mereka dibekali oleh orang tuanya  kue kranjang  dari kampung untuk  makan selama perjalanan. itu sebabnya kue kranjang tahan lama. kalopun berjamur, hanya lapisan atasnya saja dan mudah dibersihkan dgn air biasa.

Cara pembuatan kue keranjang ini tidak lah sebentar proses pembuatan nya saja dari pengisian sampe di masak memerlukan yang sangat lama seperti di rumah produksi bintang rejeki pembuat kue keranjang di Kota Sukabumi yang sudah ada sejak 1960 saat ini sudah dalam generasi kedua pak afat mengatakan membuat kue keranjang meghabiskan sekitar 24 jam terutama dalam proses pengapian, saja perlu sekitar 22 jam untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari kue keranjang tersebut. Pak afat pemilik dari kue keranjang bintang rejeki tahun ini membuat sekitar lima puluh ribu kue keranjang yang di jual dengan harga tujuh belas ribu lima ratus rupiah, pak afat memasarkan kue keranjang ini di beberapa kota diantaranya DKI Jakarta, Bogor, Sukabumi, Cianjur dan Bandung dan inilah potret pembuatan Kue Khas Ciri Imlek.

Kue Keranjang Siap di kemas untuk menyambut perayaan tahun baru imlek ke  2568
Pembuat Kue Keranjang  sedang  melakukan penakaran dan penimbangan  kue keranjang  (22/01/2017)
Kue Keranjang , Kue Ciri Khas Imlek   Siap untuk dimasukan kedalam  tungku untuk di matangkan selama  20 jam  22/01/2017
Para Pembuat Kue Keranjang  bersiap untuk mematangkan kue keranjang 
Keadaan kue keranjang setelah memasuki proses pematangan selama puluhan jam  
Pekerja Membawa kue yang sudah matang dalam proses pematangan di dalam tungku 22/01/2017

dalam Proses Akhir setelah pengecapan  kue kernajang di  rapihkan dengan di gunting 

Pengemasan kue keranjang untuk di kirim ke berbagai kota di  Jawa Barat seperti Kota Bandung, Cianjur, Sukabumi, dan Bogor





©2017 {iman Firmansyah }, imanfirmansyah.com - all rights reserved




Follow @imanFSY on Instagram 
Like dan Share This Photo






Tidak ada komentar

Posting Komentar